Akhir Yang Sangat Mencolok

Berikutnya pada tanggal dua puluh sembilan (29) bulan september tahun dua ribu sembilan (2009), stevan jovetic juga mampu berkontribusi lagi bagi fiorentina dan kali ini pemain sepakbola profesional yang lahir tanggal dua (2) bulan november tahun seribu sembilan ratus delapan puluh sembilan (1989) silam di titograd, sfr yugoslavia dan berposisi sebagai seorang penyerang atau striker itu mampu menyumbangkan brace, alias gelontoran sepasang gol kedalam gawang raksasa liga primer inggris liverpool. Dalam pertandingan babak grup berita bola indonesia liga champions eropa tahun dua ribu sembilan (2009) tersebut, fiorentina secara mengejutkan mampu menundukkan klub yang saat itu masih diperkuat oleh steven gerrard dengan skor akhir dua kosong (2 – 0) dan kedua gol tersebut berhasil dicetak oleh stevan jovetic seorang. Liverpool sendiri memang kerap menunjukkan performa yang kurang meyakinkan baik dikancah domestik maupun eropa, namun semenjak kedatangan jurgen klopp mereka mulai ditakuti dan disebut – sebut memiliki salah satu lini serangan terbaik didunia.

Seorang stevan jovetic mampu memegang rekor berita bola sebagai kapten termuda yang pernah dimiliki oleh fk partizan hingga tanggal tiga puluh satu (31) bulan oktober tahun dua ribu dua belas (2012) silam, ketika catatannya tersebut berhasil dilewati oleh nikola ninkovic. Menjadi seorang kapten sendiri memang memiliki tanggung jawab lebih dimana hal ini dianggap sebagai sesuatu yang agaknya merepotkan namun disamping itu semua, penunjukkan seperti ini juga membuktikan jiwa kepemimpinan serta kapabilitas dari seorang pesepakbola dalam mengatur dan memimpin timnya. Hal inilah yang sempat ditunjukkan oleh punggawa tim nasional montenegro yang kini memperkuat as monaco dan mengenakan seragam bernomor punggung sepuluh (10) kala itu dan posisi ini juga membuat dirinya mampu mengembangkan gaya permainannya sebagai seorang playmaker yang bertugas untuk mengatur serangan tim, dan mengendalikan ritme permainan.

Pada tanggal dua (2) bulan agustus tahun dua ribu tujuh (2007) berikutnya, stevan jovetic mampu menggelontorkan hat trick alias gelontoran total tiga (3) buah gol berita bola dunia dalam satu (1) laga. Raihan mengejutkan ini dihasilkan oleh pemain sepakbola profesional yang memiliki tinggi badan seratus delapan puluh tiga sentimeter (183 cm) itu pada babak kualifikasi piala UEFA ketika membela fk partizan berhadapan melawan zrinjski. Saat itu, stevan jovetic tidak hanya mampu mencetak hat trick perdananya dalam karirnya mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau ketika masih berusia tujuh belas (17) tahun saja namun ia juga mampu membawa klubnya fk partizan memenangkan laga tersebut dengan skor akhir yang sangat mencolok, lima kosong tanpa balas (5 – 0). Sebagai seorang penyerang atau striker memang sudah tugasnya untuk mencetak gol namun raihan ini sangatlah tidak mudah untuk dilakukan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *