Menjadi Eksekutor Untuk Liverpool

Selanjutnya ditingkat internasional bersama tim nasional senegal, sadio mane berhasil mencatatkan empat puluh tujuh (47) kali penampilan mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau bersama dengan negaranya itu dan berhasil menggelontorkan empat belas (14) buah gol sedari tahun dua ribu dua belas (2012) silam hingga dua ribu tujuh belas (2017) kemarin. Jumlah penampilan yang dimiliki oleh pemain sepakbola profesional yang lahir di sedhiou, senegal tanggal sepuluh (10) bulan april tahun seribu sembilan ratus sembilan puluh dua (1992) silam dan mengisi posisi sayap didepan tim ini juga sangatlah bagus mengingat dirinya masih berusia muda dan masih memiliki masa depan serta karir berita bola indonesia yang panjang jadi asalkan sadio mane tidak terkena cedera yang kompleks serta rumit untuk ditangani, maka karirnya tidak mungkin berakhir seperti sosok ricardo kaka misalnya. Senegal sendiri dulu sempat ditakuti dikancah internasional lantaran mereka memiliki sosok el hadji diouf yang berperan sebagai motor penggerak serangan tim itu.

Mengenai kehidupan pribadi seorang sadio mane diluar dunia sepakbola sendiri, punggawa tim nasional senegal dan liverpool yang memiliki tinggi badan seratus tujuh puluh lima sentimeter (175 cm) ini merupakan seorang umat muslim yang sangat taat dan dirinya kerap membaca doa sebelum pertandingan berita bola dunia dimulai, sama seperti rekan setimnya yang juga seorang penganut agama islam asal mesir, mohamed salah. Dunia sepakbola sekarang ini sendiri tidak hanya dikuasai oleh para umat kristen atau katolik saja lantaran sudah banyak pesepakbola muslim yang mampu menampilkan performa mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau yang mumpuni, seperti misalnya edin dzeko, yaya toure, dan juga kedua nama yang telah disebutkan diatas tadi. Meskipun begitu mereka kadang harus kuat menahan godaan yang hadir dalam gemerlapnya kehidupan seorang pemain sepakbola seperti minuman beralkohol dan seks bebas.

LONDON, ENGLAND – SEPTEMBER 17: Injured Arsenal striker Danny Welbeck during the Premier League match between Chelsea and Arsenal at Stamford Bridge on September 17, 2017 in London, England. (Photo by Stuart MacFarlane/Arsenal FC via Getty Images)

Senegal sendiri mampu melenggang dengan cukup mulus di pergelaran piala afrika tahun dua ribu tujuh belas (2017) di gabon tersebut hingga babak perempat final dimana mereka harus bertemu dengan tim kuat, kamerun. Setelah menjalani babak normal serta tambahan berita bola dimana kedua belah tim sama – sama tidak bisa memecah kebuntuan, wasit memutuskan untuk melanjutkan laga itu kebabak adu pinalti dan disini sadio mane yang menjadi eksekutor tidak mampu menunaikan tugasya dengan sempurna. Akibat kesalahan yang dilakukan oleh punggawa liverpool dengan seragam bernomor punggung sembilan belas (19) ini, tim nasional senegal pun harus tereliminasi dari kejuaraan itu. Eksekusi pinalti sendiri bukanlah sebuah hal yang mudah dilakukan lantaran beban mental dan tanggung jawab yang besar. Hal ini diamini sendiri oleh sadio mane yang memang tidak pernah menjadi eksekutor untuk liverpool.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *