Setiap Pertandingan Yang Ada

Beberapa minggu berselang, wes morgan lagi – lagi ditunjuk untuk membela tim nasional jamaia dipergelaran piala emas CONCACAF tahun dua ribu lima belas (2015) berikutnya yang diselenggarakan oleh asosiasi pesepakbolaan benua amerika utara yang diadakan di kanada dan amerika serikat sebagai tuan rumahnya. Disini, pemain sepakbola profesional yang lahir tanggal dua puluh satu (21) bulan januari tahun seribu sembilan ratus delapan puluh empat (1984) silam di nottingham, inggris namun memiliki kewarganegaraan jamaika itu mampu membantu negaranya mencapai babak final pertama mereka sepanjang sejarah namun dalam pertandingan berita bola indonesia yang digelar distadion lincoln financial, philadelphia amerika serikat tersebut wes morgan dan kawan – kawan harus tunduk dari meksiko dengan skor akhir tiga satu (3 – 1). Meskipun harus menelan kekalahan, namun performa tim nasional jamaika dan juga wes morgan secara individual tetaplah diapresiasi mengingat sebelumnya mereka gagal difase grup dan dikompetisi yang satu ini mereka sama sekali tidak diunggulkan.

Pada tanggal empat belas (14) bulan maret tahun dua ribu tujuh belas (2017) berikutnya, wes morgan mampu menggelontorkan gol pertama untuk leicester city ketika klub berita bola berjuluk the foxes tersebut berhadapan melawan sevilla, dan laga itu berakhir dengan skor akhir dua kosong (2 – 0) untuk skuad asuhan claudio ranieri. Disini punggawa tim nasional jamaika yang menjadi kapten dengan mengenakan seragam bernomor punggung lima (5) itu juga mampu berkontribusi dan berperan banyak dalam kemenangan leicester city atas wakil dari la liga spanyol itu dengan agregat akhir tiga dua (3 – 2), dan membuat mereka mampu melaju ke babak perdelapan final piala liga champions eropa. Selain itu wes morgan juga mampu menjadi pemain sepakbola asal jamaika pertama yang sanggup menyarangkan si kulit bundar kedalam gawang lawan dalam kejuaraan antarklub yang tertinggi didunia ini sepanjang sejarah.

Pelatih berita bola dunia yang kala itu membawa leicester city menjuarai pergelaran liga primer inggris, claudio ranieri sempat memberikan komentarnya terkait performa seorang wes morgan kala mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau memperkuat klub berjuluk the foxes. Saat itu juru taktik berpaspor italia itu mengatakan bahwa wes morgan seperti sosok baloo dicerita anak – anak berjudul the jungle book, bagaikan seekor beruang bertubuh besar yang baik hati serta selalu menjaga rekan setimnya. Komentar ini meskipun agak bernada konyol namun sesuai dengan kenyataan yang ada diruang ganti lantaran pemain sepakbola profesional yang memiliki tinggi badan seratus delapan puluh delapan sentimeter (188 cm) ini juga memiliki hati yang baik meskipun dirinya terlihat seram dan mengintimidasi, terutama ketika sedang bermain sepakbola memperkuat tim ataupun negaranya pada setiap pertandingan yang ada.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *