Tengah Diincar Oleh Chelsea

Pada kerusuhan yang terjadi dikota london tahun dua ribu sebelas (2011) silam, benoit assou ekotto yang terkenal dengan kejujurannya yang tidak jarang mengundang kontroversi ini sempat mengatakan dalam sebuah wawancara yang dilakukan dengan BBC, media berita sepak bola indonesia terkenal asal negara ratu elizabeth tersebut bahwa rekan – rekan setimnya di tottenham hotspur sendiri sejatinya selalu memberikan kontribusi yang lebih banyak ketimbang para demonstran itu untuk mengurangi adanya permasalahan diperpolitikan dalam maupun luar negeri seperti misalnya menyumbangkan pendapatan mereka sekian banyak guna membantu pihak – pihak yang tengah dilanda kesulitan. Pernyataan yang keluar dari mulut seorang pemain sepakbola profesional yang lahir di arras, perancis tanggal dua puluh empat (24) bulan maret tahun seribu sembilan ratus delapan puluh empat (1984) silam yang memiliki kewarganegaraan kamerun dan berposisi sebagai bek sayap kiri ini tentu saja mengundang banyak reaksi dari publik, meskipun pada kenyataannya memang itulah yang terjadi.

Satu (1) hal yang dipikirkan oleh seorang benoit assou ekotto ini adalah bagaimana kita semua saling memisahkan diri masing – masing dan meskipun perkembangan teknologi dizaman sekarang ini semakin maju, namun ironisnya hal tersebut malah memperlebar jarak diantara umat manusia. Pernyatan yang disampaikan oleh pemain sepakbola profesional yang memiliki tinggi badan seratus tujuh puluh delapan sentimeter (178 cm) ini juga benar adanya akibat pengaruh dari media sosial yang begitu besarnya dizaman sekarang, terutama untuk generasi muda penerus bangsa dan tidak jarang juga media sosial tersebut dijadikan sebuah media berita bola dunia untuk menyebarkan kabar bohong alias hoaks dan apalagi isu yang mampu semakin menimbulkan perpecahan didalam negeri sendiri. Situasi serupa juga tengah dihadapi oleh bangsa indonesia didalam gencarnya situasi politik yang ada beberapa tahun belakangan ini.

Kakak kandung dari benoit assou ekotto yang bernama mathieu sendiri juga merupakan seorang pemain sepakbola profesional yang mengemban posisi yang berbeda dengannya ketika mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau, yakni sebagai seorang gelandang tengah. Kakaknya yang bernama mathieu tersebut memulai karir sepakbolanya di lens yang berlaga di ligue 1 perancis, sama seperti punggawa tim nasional kamerun yang sekarang memperkuat metz dan mengenakan seragam bernomor punggung tiga puluh dua (32) ini dan sempat menghabiskan beberapa musim berita bola bermain ditanah belgia sana. Dari sini bisa kita lihat bahwa nampaknya darah atlet olahragawan, atau pesepakbola lebih tepatnya memang mengalir didalam darah seorang benoit assou ekotto, dan hal yang sama juga terjadi pada banyak sekali pemain sepakbola sekarang ini seperti misalnya di eden hazard yang adiknya juga tengah diincar oleh chelsea.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *