Di Afrika Selatan Kemarin

Jose mourinho sendiri sempat menyebabkan berbagai macam goncangan didalam dunia pesepakbolaan tanah italia melalui sejumlah hubungannya yang tidak harmonis serta kontroversial dengan awak media serta pers berita bola indonesia dinegara menara pisa tersebut. Selain itu seorang mantan pesepakbola yang sekarang beralih profesi menjadi pelatih sepakbola profesional dan lahir ditanggal dua puluh enam (26) bulan januari tahun seribu sembilan ratus enam puluh tiga (1963) silam dikota setubal, portugal ini juga sempat memiliki permasalahan dan ketidak akuran alias konflik dengan sesama pelatih lain dipanggung serie a, mulai dari carlo ancelotti yang kala itu menangani klub rival ac milan, lalu luciano spalletti sang juru taktik as roma, hingga claudio ranieri yang ditunjuk untuk menduduki kursi kepelatihan juventus. Yang menariknya disini, baik carlo ancelotti maupun claudio ranieri sama – sama pernah melatih tim yang pernah dilatih oleh jose mourinho, yakni real madrid dan juga chelsea dimana performa mereka semua kurang lebih sama dengan mantan juru taktik benfica ini.

Ocehan yang disampaikan oleh membuat jose mourinho hengkang dalam konferensi pers seperti pada paragraf berita bola dunia sebelumnya sendiri menjadi sangat populer di italia sana lantaran pelatih yang sempat mengantarkan internazionale milan ini merengkuh treble alias raihan tiga (3) gelar bergengsi tersebut menggunakan bahasa yang kurang tepat, yakni “zeru tituli” dimana yang seharusnya adalah “zero titoli” artinya nihil gelar. Kesalahan pengucapan yang dilakukan oleh jose mourinho yang mengaku hanya belajar bahasa italia selama tiga (3) minggu ini saja menjadi bahan olok – olok oleh para awak media dinegara menara pisa tersebut dan kerap digunakan untuk mencibir dirinya. Sosok jose mourinho memang tidak bisa dipisahkan dengan kontroversi maupun kerenggangan dan juga keretakan yang terjadi dan hal ini diakibatkan oleh perangai serta wataknya yang amat keras terutama ketika membela anak asuhnya tersebut.

Kala itu pada saat yang bersamaan, uefa selaku asosiasi yang mengepalai seluruh organisasi pesepakbolaan dibenua eropa tersebut tengah menggalakkan kebijakan yang mengharuskan klub berita bola raksasa untuk memainkan pemain dalam negeri dan juga asuhan akademi sendiri untuk mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau serta memberikan mereka jam terbang yang cukup guna mendongkrak kualitas pesepakbolaan negara masing – masing. Disini jose mourinho secara rutin menurunkan penyerang asal italia yang lahir di ghana, mario balotelli yang kala itu baru berusia delapan belas (18) tahun. Mario balotelli yang sebelumnya sudah pernah dibahas juga merupakan salah satu figur yang amat penting kontribusinya tidak hanya bagi tim yang bermarkas distadion giuseppe meazza saja namun juga tim nasional italia terutama ketika mereka mengikuti pergelaran piala dunia tahun dua ribu sepuluh (2010) di afrika selatan kemarin.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *