Yang Terbaik Sepanjang Sejarah

Selanjutnya trofi berita bola indonesia terakhir yang dipersembahkan oleh patrice evra bagi juventus saat itu ialah piala supercoppa italiana ditahun dua ribu lima belas (2015). Dalam laga yang digelar distadion shanghai, cina tersebut juventus lagi – lagi harus bertemu dengan lazio namun kali ini hasil akhirnya tidak seketat piala coppa dulu lantaran klub yang saat itu dilatih oleh antonio conte sanggup menghempaskan lawannya dengan skor akhir meyakinkan dua kosong (2-0) tanpa balas. Melalui gol mario mandzukic dan paulo dybala, si nyonya tua mengunci trofi bergengsi ditanah italia ini dan patrice evra yang mengenakan nomor punggung tiga puluh tiga (33) sama sekali tidak mencetak peluang yang berarti walaupun ia dimainkan selama sembilan puluh menit penuh (90). Itu tadi seluruh prestasi yang telah ditorehkan oleh mantan kapten tim nasional perancis ini bersama juventus dilevel klub.

Sekarang setelah puas berkarir bersama manchester united, patrice evra hijrah ke juventus dan bersama dengan skuad yang bermarkas di juventus arena tersebut, sang mantan kapten perancis mampu memenangkan sejumlah gelar berita bola dunia diwaktunya yang singkat. Pertama adalah gelar piala Serie A Italia yang ia menangkan dimusim sepakbola tahun dua ribu empat belas hingga dua ribu lima belas (2014 – 2015). Kala itu Juventus berhasil memuncaki tangga klasemen akhir dengan raihan delapan puluh tujuh (87) poin mengalahkan as roma diperingkat kedua dengan selisih mencapai tujuh belas (17) angka. Mauro Icardi sang bomber ganas milik inter milan mampu keluar sebagai top skorer alias pencetak gol terbanyak dengan torehan mencapai dua puluh dua (22) gol, bersama dengan luca toni yang juga berhasil mengemas jumlah sama. Skuad asuhan antonio conte saat itu bermain sangat defensif sehingga mereka jarang kebobolan.

Setelah membahas mengenai serangkaian gelar dan trofi berita bola yang telah diraih oleh patrice evra ditingkat klub, baik bersama as monaco, manchester united, maupun juventus, kali ini kita akan beranjak ketingkat individu. Pada musim sepakbola tahun dua ribu tiga hingga dua ribu empat (2003 – 2004) silam, mantan kapten tim nasional perancis ini mampu memenangkan anugerah pemain sepakbola muda terbaik di ligue 1 perancis tahun itu yang diberikan oleh UNFP selaku asosiasi pemain muda negara menara eiffel tersebut. Kala itu ia masih mengenakan seragam as monaco dan berkat pencapaian yang sangat gemilang inilah seorang sir alex ferguson rela memboyongnya ke old trafford, markas manchester united dimana disitu ia diubah menjadi seorang bek sayap kiri kelas dunia, bahkan salah satu yang terbaik sepanjang sejarah seperti yang telah dijelaskan pada beberapa artikel terdahulu sebelumnya.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *