Beranjak Menggunakan Formasi Lain

Selanjutnya pada paruh kedua liga primer inggris musim 2016 hingga 2017 yang baru saja bergulir kemarin, arsene wenger juga kembali mengganti skema formasi berita bola indonesia arsenal menjadi tiga empat tiga (3-4-3) dimana kala itu pelatih yang lahir di strasbourg perancis tanggal dua puluh dua (22) bulan oktober tahun seribu sembilan ratus empat puluh sembilan (1949) silam ini menerapkannya untuk pertama kalinya ketika mampu menang tipis atas lawannya middlesbrough dengan skor akhir 2-1. Middlesbrough sendiri memanglah sebuah tim kecil yang minim prestasi diberbagai ajang dan tidak setingkat dengan arsenal namun perlu diketahui juga bahwa seringkali tim kecil seperti ini selalu mampu menghadirkan kejutan tak terduga dalam laga biasa, dan inilah sebab mengapa sangat sulit bagi real madrid atau barcelona sekalipun untuk mengakhiri musim tanpa mengalami satu kekalahan pun. Biasanya para pelatih tidak terlalu mengandalkan formasi serta strategi dan hanya mengandalkan pemain andalan mereka saja namun tidak mampu memanfaatkan kesalahan dan lubang dipertahanan lawan.

Kemenangan arsenal atas tim semenjana berita bola dunia portsmouth dengan skor akhir yang luar biasa lima satu (5 – 1) pada bilan maret tahun dua ribu empat (2004) silam kemarin juga sempat disama – samakan dengan kelenturan serta fleksibilitas yang dimiliki oleh ajax amsterdam dari belanda diawal tahun seribu sembilan ratus tujuh puluhan (1970an) silam yang sempat mendominasi dunia sepakbola eropa dan tidak hanya mendapatkan hasil yang positif saja namun juga mampu menghadirkan permainan yang menarik untuk ditonton. Bahkan saat itu setelah arsenal memenangkan laga tersebut ketika partai berakhir, para suporter portsmouth memberikan standing ovation alias tepuk tangan berdiri terhadap para punggawa the gunners yang berjalan meninggalkan lapangan hijau. Perlakuan sangat positif seperti ini juga seakan – akan menegaskan gaya kepelatihan sang profesor yang tidak hanya bisa membuahkan hasil bagus saja karena hasil minor tadi.

Selain itu arsene wenger juga dikenal tidak terlalu sering melakukan pergantian pemain berita bola yang mampu mengubah jalannya pertandingan serta memberikan kontribusi yang nyata terhadap hasil akhir sebuah laga tidak peduli diklub manapun ia melatih, baik mulhouse, rc strasbourg, nagoya grampus eight, maupun as monaco hingga sekarang bersama arsenal. Ditambah lagi, arsene wenger juga kerap gagal meramu taktik serta strategi yang mampu menghadapi serta mengalahkan lawannya yang sebelumnya sudah memilih untuk menerapkan strategi yang fleksibel. Kurangnya rasa dan tingkat keadaptasian dari pelatih yang satu ini sering sekali menjadi permasalahan tersendiri yang sudah selayaknya diselesaikan oleh kubu manajemen the gunners dan lebih sering juga ia mengganti taktiknya ketika semua tim sudah beranjak menggunakan formasi lain yang lebih populer sehingga arsene wenger selalu selangkah dibelakang.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *