Ditambah Lagi Urusan Personal

Berikutnya baik arsene wenger maupun sir alex ferguson sendiri kemudian sama – sama sepakat untuk mengakhiri perselisihan berita sepak bola indonesia tadi dan setidaknya mengurangi perkataan kontroversial dimasa mendatang diantara keduanya dan hal ini juga dilakukan mereka untuk mematahkan anggapan orang banyak akan rivalitas atau persaingan yang dimiliki oleh kedua pelatih legendaris tersebut. Akan tetapi tentu saja pihak media tidak akan tinggal diam dan mereka akan terus menerus menyalakan api peperangan dengan memprovokasi salah satu pihak untuk mengeluarkan statement alias pernyaaan kontroversial, contoh saja terakhir antonio conte sang juru taktik the blues yang mengatakan bahwa jose mourinho bukanlah seseorang yang besar dalam hal reputasi seperti yang dikira banyak orang selama ini dan pernyataan yang sempat menggetarkan panggung sepakbola inggris juga dunia ini berawal dari kekesalan jose mourinho yang mengatakan bahwa antonio conte melakukan kecurangan dengan pengaturan skor diliga primer inggris, seperti yang terjadi ketika ia membesut juventus dulu.

Kemudian pada tahun dua ribu sembilan (2009) arsene wenger juga sadar bahwa persaingan alias rivalitasnya dengan seorang sir alex ferguson telah menjadi suatu hubungan berita bola dunia yang penuh dengan rasa respek atau hormat dari kedua belah pihak lantaran baik manchester united maupun arsenal juga sudah sangat jarang berlomba – lomba menjuarai trofi secara head-to-head alias langsung lantaran chelsea juga telah bangkit dan menjadi sebuah klub besar yang kaya raya baik di liga primer inggris maupun kancah eropa semenjak diambil alih oleh raja minyak asal rusia, roman abramovich. Sir alex ferguson sendiri tidaklah terlihat seperti seseorang yang senang mencari gara – gara, begitu juga dengan arsene wenger namun atmosfir persaingan yang ketat dikancah domestik membuat keduanya tentu tidak bisa mengendalikan pikiran terutama pada laga bergengsi dimana posisi mereka pada klasemen dipertaruhkan.

Sekarang setelah membahas mengenai kebijakan transfer dan juga pandangan seorang arsene wenger terkait dengan talenta muda berbakat didunia sepakbola kita akan beranjak menuju hubungan serta relasi yang dimiliki oleh mantan pelatih rc strasbourg, as monaco, nagoya grampus eight, dan mulhouse ini baik dengan sesama pelatih, pemain, manajemen klub, maupun staf ofisial pertandingan. Hubungan dari seorang arsene wenger dengan sesama pelatih lainnya dan staf ofisial sendiri seringkali tidak diberitakan dengan pencahayaan yang positif lantaran ucapan serta tingkah lakunya dipinggir lapangan yang kerap meledak – ledak dan seakan – akan mencari kontroversi. Tentunya hal ini juga harus dimengerti lantaran tugas seorang juru taktik sangatlah melelahkan secara mental, ditambah lagi usianya yang bisa dibilang cukup tua, yakni enam puluh delapan (68) tahun ditambah lagi urusan personal diluar berita bola.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *